Sepatu

Cara Menyimpan Sneakers yang Benar Biar Bebas Hydrolisis

Pernah ngalamin sneakers punya kamu tiba-tiba hancur sendiri padahal jarang dipakai? Fenomena ini sering terjadi karena hydrolisis, dan masalah ini bisa menyerang siapa saja yang belum tahu cara menyimpan sneakers yang benar. Biar sepatu favorit kamu tetap awet dan tampil maksimal, yuk simak tips lengkapnya di artikel ini!

Apa Penyebab Utama Sepatu Bisa Rusak Meskipun Jarang Dipakai?

Menyimpan sneakers ternyata tidak sesimpel menaruhnya di rak. Cara menyimpan sneakers yang salah justru membuat sepatu cepat rusak, meskipun jarang dipakai. Beberapa faktor utama yang perlu diwaspadai antara lain:

  • Sirkulasi udara buruk: Sepatu yang disimpan di tempat lembap dan pengap gampang berjamur.
  • Suhu terlalu panas: Lem dan kulit sepatu bisa retak, sol pun bisa mengelupas.
  • Kardus & plastik pembungkus: Menyimpan dalam kardus atau plastik justru membuat sneakers lembap, mempercepat jamur dan hydrolisis.
  • Kertas pembungkus: Beberapa kertas punya pH asam, yang dapat memicu midsole kuning (yellowing).
  • Tidak rutin dibersihkan: Debu dan kotoran menumpuk, bikin permukaan cepat rusak.

Cara Menyimpan Sneakers agar Awet Bertahun-Tahun

Menyimpan sneakers asal-asalan sering jadi penyebab utama sepatu cepat rusak, terutama kalau kamu kurang teliti soal suhu dan kelembapan ruangan. Biar sneakers tetap awet, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan:

  • Pastikan Sepatu Benar-Benar Bersih dan Kering Sebelum Disimpan

Sebelum masuk rak, pastikan sneakers sudah bebas dari kotoran, debu, dan bekas keringan. Caranya: Bersihkan bagian luar dengan sikat halus dan air hangat, lalu keringkan dengan handuk bersih. Lepas insole, biarkan semuanya benar-benar kering di ruang berventilasi baik.

Hindari mesin pengering atau hair dryer karena panas berlebih bisa merusak struktur midsole. Gunakan kertas atau koran kering untuk menyerap sisa air, dan baru simpan sepatu jika sudah benar-benar kering supaya jamur tidak tumbuh. 

  • Pilih Tempat Penyimpanan yang Tepat

Suhu ideal penyimpanan sneakers ada di kisaran 15-25°C dengan kelembapan di bawah 60%. Hindari meletakkan sepatu di tempat yang panas, seperti dalam mobil atau dekat pemanas ruangan. 

Gunakan desiccant atau silica gel untuk menyerap kelembapan di area penyimpanan. Jangan biarkan sneakers kena sinar matahari langsung supaya warna dan bahan tetap terjaga. Ruangan yang sejuk dan kering bisa bikin sepatu bertahan jauh lebih lama. 

  • Gunakan Shoe Tree atau Alat Penyangga

Agar bentuk sneakers tidak berubah selama disimpan, gunakan shoe tree dari kayu yang juga bisa menyerap kelembapan. Kalau tidak ada, isian kertas kering juga bisa membantu menjaga bentuk. Hindari menumpuk beberapa pasang sneakers dalam satu kotak supaya bagian atas sepatu tidak penyok.

  • Hindari Kesalahan Umum Saat Menyimpan

Jangan sekali-kali menaruh sneakers dalam plastik kedap udara atau menumpuknya di rak penuh. Tekanan berat dari tumpukan bisa merusak bagian atas dan midsole, sementara plastik kedap malah mempercepat tumbuhnya jamur dan memperparah risiko hydrolisis.

Langkah-langkah ini bisa menjaga sneakers kamu tetap awet, nyaman dipakai, dan bebas dari ancaman sol sepatu hancur karena salah simpan. 

Baca juga: Cara Mudah Mengubah Sneakers Kesayanganmu Jadi Sepatu Anti Air

Bagaimana Jika Sudah Terlanjur Rusak?

Untuk masalah yellowing, kamu bisa coba membuat pasta dari baking soda dan air lemon, lalu oleskan ke midsole dan sikat perlahan. Setelah itu, jemur sepatu di bawah sinar matahari sekitar satu sampai dua jam sebelum dibilas. Pilihan lainnya, gunakan pasta gigi putih non-gel atau produk khusus yellowing remover supaya hasil lebih aman dan maksimal. 

Kalau sol sepatu hancur atau terasa rapuh (crumbling), sebaiknya jangan dipakai dulu. Bersihkan secara rutin untuk mencegah kerusakan makin parah, lalu bawa sneakers ke tukang sepatu untuk reparasi atau ganti sol baru. Solusi ini biasanya jauh lebih aman dibanding memperbaiki sendiri di rumah, apalagi kalau kamu mau sneakersnya tetap awet.

Solusi Layanan Reparasi untuk Sepatu yang Rusak

Sneakers yang sudah terlanjur rusak, mulai dari sol mengelupas sampai midsole menguning, masih bisa diselamatkan asalkan penanganannya tepat. Jangan ragu membawa sneakers kamu ke Stop’N’Go untuk reparasi atau ganti sol menggunakan material premium seperti vibram. Dengan material ini, sepatu kamu bisa lebih kuat dan tahan lama dari sebelumnya.

Selain jasa penggantian sol, Stop’N’Go juga punya beberapa produk penunjang supaya sneakers tetap terawat, seperti:

    • Water Repellent yang cocok digunakan sebelum sepatu disimpan agar permukaan tahan air dan noda.
  • Shoe tree yang bisa membantu menjaga bentuk sepatu selama disimpan.
  • Layanan deep cleaning profesional agar sepatu benar-benar bersih sebelum masuk rak. 

Semua layanan ini bisa kamu temukan dengan mudah di Stop’N’Go, jadi sneakers kesayangan tetap tampil keren dan nggak gampang rusak.

Sneakers Mau Tetap Awet? Jangan Tunda Rawat dan Simpan dengan Benar

Sneakers favorit, apalagi yang sudah kamu incar lama, pasti bakal bikin kamu sedih kalau rusak karena hydrolisis atau salah cara simpan. Dengan cara menyimpan sneakers yang benar, risiko sol sepatu hancur dan jamur membandel bisa dihindari. Kalau sneakers kamu sudah butuh perbaikan, langsung aja bawa ke Stop’N’Go untuk layanan reparasi atau deep cleaning.

Di Stop’N’Go, semua masalah sneakers bisa diatasi, mulai dari ganti sol, perbaikan bagian depan atau belakang, sampai upgrade ke sol vibram yang awet dan anti selip. Kamu juga bisa konsultasi atau cek layanan lengkapnya lewat website resmi Stop’N’Go. Jangan tunggu sampai sneakers kesayangan benar-benar rusak, rawat mulai dari sekarang!

FAQ

1. Apa itu hydrolisis pada sneakers dan kenapa bisa terjadi?

Hydrolisis adalah proses kimia saat sol sepatu hancur atau mengelupas akibat reaksi air dan kelembapan dengan bahan polyurethane. Biasanya terjadi jika sneakers disimpan di tempat lembap atau kurang sirkulasi udara.

2. Bagaimana cara menyimpan sneakers agar tidak cepat rusak?

Pastikan sneakers selalu bersih, benar-benar kering sebelum disimpan, simpan di tempat sejuk dan kering, gunakan silica gel, serta hindari menaruh sepatu di dalam plastik atau kardus tertutup rapat.

3. Apakah menyimpan sneakers di dalam box plastik aman?

Box plastik yang rapat bisa membuat kelembapan terperangkap dan mempercepat proses hydrolisis. Pilih box atau dust bag yang bisa “bernapas” agar sirkulasi udara tetap terjaga.

4. Apa yang harus dilakukan jika sol sneakers mulai hancur atau menguning?

Jika sol sudah hancur (crumbling) atau menguning (yellowing), segera bersihkan dan bawa ke tempat reparasi sepatu profesional seperti Stop’N’Go untuk diperbaiki atau diganti dengan material baru yang lebih tahan lama.

5. Kenapa penting menggunakan shoe tree saat menyimpan sneakers?

Shoe tree membantu menjaga bentuk sepatu, menyerap sisa kelembapan, dan mencegah bagian dalam sepatu jadi bau atau mudah jamuran saat disimpan dalam waktu lama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *