Tas Berjamur? Ini Tips DIY Ampuh dan Aman untuk Membersihkannya
Tas berjamur umumnya ditandai dengan kemunculan bintik putih kecil pada permukaannya, kemudian diikuti dengan bau apek yang mengganggu. Kondisi ini umumnya terjadi ketika tas terlalu lama disimpan di lemari tertutup, jarang dipakai, atau disimpan dalam kondisi sedikit lembap.
Kalau sudah terlanjur berjamur, apakah tas masih bisa diselamatkan? Kabar baiknya, tas kesayanganmu masih bisa kembali ke kondisi sedia kala. Dengan metode yang tepat, pertumbuhan jamur bisa dihentikan dan permukaan tas bisa kembali bersih. Mau tahu caranya?
Simak selengkapnya informasi tentang cara membersihkan tas berjamur dan tips mencegah jamur datang kembali di artikel berikut ini.
Peralatan untuk Membersihkan Tas Berjamur
Membersihkan tas yang berjamur sangat mungkin dilakukan sendiri di rumah dengan mempersiapkan hal-hal berikut:
- Kain microfiber kering dan bersih
- Sikat lembut atau sikat gigi bekas untuk area kecil
- Sabun atau deterjen lembut dengan sedikit air
- Wadah semprot kecil atau mangkuk kecil untuk mengontrol cairan
- Silica gel atau penyerap lembap untuk tahap penyimpanan
Sebelum menggunakan cairan pembersih apa pun, lakukan spot test terlebih dahulu pada bagian kecil yang tidak terlihat. Langkah uji coba ini bertujuan untuk memastikan bahan pembersih tidak mengubah warna ataupun menyebabkan kerusakan pada tekstur tas.
Selain itu pula, proses pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak sampai merusak material tas dan pastikan pula supaya tas yang dibersihkan tidak meninggalkan kelembapan berlebih yang justru membuat jamur muncul kembali.
Bedakan Penanganan berdasarkan Jenis Tas
Jamur dapat muncul di hampir semua jenis tas, mulai dari kulit hingga kanvas. Walau terlihat mirip, setiap material memiliki karakteristik berbeda sehingga cara pembersihannya juga perlu disesuaikan.
Tas Kulit (Genuine Leather)
Tas kulit termasuk material yang sensitif terhadap air. Kulit memiliki struktur berpori yang dapat menyerap kelembapan. Itulah mengapa kondisi lembap dengan sirkulasi udara buruk dapat memicu pertumbuhan jamur pada permukaan tas kulit.
Di samping itu, penggunaan air berlebihan berpotensi merusak tekstur tas kulit. Karena itu, saat membersihkan tas berbahan kulit yang berjamur, gunakan air yang sedikit. Setelah proses pembersihan selesai, beri leather conditioner agar material tas tetap lembut dan nggak kaku.
Tas Sintetis (PU, PVC, atau Vegan Leather)
Tas berbahan sintetis umumnya lebih tahan terhadap air dibandingkan kulit asli. Permukaan material ini biasanya memiliki lapisan coating yang membuat proses pembersihan lebih mudah.
Untuk jenis ini, tas dapat dibersihkan menggunakan campuran sabun lembut dan air secukupnya. Namun, hindari penggunaan bahan kimia keras secara berulang karena lapisan pelindung pad tas dapat rusak.
Tas Kain (Kanvas atau Katun)
Tas berbahan kain memiliki struktur serat yang lebih terbuka dibandingkan material lain. Kondisi ini membuat jamur lebih mudah masuk ke dalam serat kain.
Saat membersihkan tas berbahan kain yang berjamur, proses pembersihan harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak meninggalkan kelembapan di dalam seratnya. Jika tas tidak kering sempurna, jamur bisa muncul kembali dalam waktu singkat.
Langkah-Langkah Membersihkan Tas Berjamur
Tas berjamur bisa kamu bersihkan mandiri di rumah. Namun, metode DIY biasanya efektif jika jamur masih berada di tahap awal. Beberapa kondisi berikut bisa menjadi tanda bahwa tas masih aman dibersihkan sendiri:
- Jamur hanya berupa bintik kecil atau patch ringan
- Belum menyebar ke seluruh permukaan tas
- Material tas masih kuat dan tidak rapuh
- Bau apek belum terlalu kuat
Perlu diingat pula, metode DIY bertujuan untuk menghentikan pertumbuhan jamur, membersihkan permukaan tas, dan mengurangi risiko jamur kembali muncul.
Untuk membersihkan tas berjamur di rumah, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Isolasi dan Keringkan Tas Terlebih Dahulu
Langkah pertama adalah mengeluarkan tas dari lemari atau tempat penyimpanan. Letakkan tas di area dengan sirkulasi udara yang baik, seperti teras atau ruangan dengan ventilasi terbuka. Proses ini membantu mengurangi kelembapan yang menjadi pemicu utama pertumbuhan jamur.
Menurut Homes & Gardens, jamur biasanya berkembang di lingkungan yang lembap dan gelap sehingga ventilasi udara yang baik dapat membantu menghentikan pertumbuhannya.
2. Gosok Jamur pada Permukaan Tas Secara Perlahan
Setelah tas berada di tempat terbuka, gunakan kain microfiber kering atau sikat lembut untuk mengangkat jamur di permukaan tas. Lakukan secara perlahan dengan gerakan ringan. Hindari menggosok terlalu keras karena dapat merusak tekstur tas.
Langkah ini sebaiknya dilakukan di area yang mudah dibersihkan agar spora jamur tidak menyebar ke benda lain di sekitar.
3. Lakukan Pembersihan Ringan sesuai Material
Setelah jamur pada permukaan tas terangkat, tahap berikutnya adalah pembersihan ringan. Gunakan kain lembut yang sedikit dibasahi dengan campuran sabun lembut dan air. Usapkan secara perlahan pada area yang terkena jamur.
The Bridge Firenze menyarankan, cairan pembersih pada tas kulit atau tas sensitif sebaiknya digunakan sedikit saja dan jangan sampai membuat material terlalu basah.
4. Keringkan Tas Secara Menyeluruh
Setelah proses pembersihan selesai, tas harus dikeringkan dengan sempurna. Letakkan tas di tempat yang teduh dan memiliki sirkulasi udara baik. Hindari sinar matahari langsung karena panas berlebihan dapat merusak warna dan struktur material tas.
Setelah 24 hingga 48 jam, cek kembali kondisi tas. Jika bau apek masih terasa atau jamur kembali muncul, kemungkinan jamur sudah menembus lebih dalam ke material tas.
Cara Mengatasi Tas Berjamur agar Tidak Muncul Lagi

Membersihkan tas berjamur hanyalah satu bagian dari perawatan. Langkah pencegahan jauh lebih penting agar jamur tidak kembali muncul. Sebagian besar kasus jamur sebenarnya dipicu oleh kelembapan penyimpanan.
Atur Kelembapan Tas dengan Ventilasi Udara yang Baik
Laman CDC menjelaskan, jamur dapat berkembang dengan cepat di lingkungan yang lembap dan minim ventilasi. Untuk itu, penting bagi kamu untuk menjaga tas agar tidak terlalu lembap.
Beberapa langkah sederhana berikut dapat membantu menjaga tas tetap kering:
- Gunakan silica gel atau penyerap lembap di dalam tas
- Buka lemari secara berkala agar udara bisa bersirkulasi
- Hindari menyimpan tas dalam kondisi lembap
Cara Menyimpan Tas agar Tetap Kering
Selain kelembapan, cara penyimpanan juga berpengaruh terhadap kondisi tas. Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu menjaga tas tetap awet:
- Simpan tas di dalam dust bag yang breathable
- Hindari penggunaan plastik kedap udara
- Isi bagian dalam tas dengan bahan kering agar bentuknya tetap terjaga
- Periksa kondisi tas secara berkala, terutama saat musim hujan
Baca Juga: Tips Perawatan Lengkap Tas Kulit Wanita: Dari Membersihkan Hingga Menjaga Keawetan
Tanda Jamur Sudah Terlalu Parah untuk Dibersihkan Sendiri
Terkadang, jamur pada tas sudah terlalu dalam sehingga metode rumahan nggak lagi efektif. Beberapa tanda jamur sudah terlalu parah untuk dibersihkan sendiri, antara lain
- jamur menyebar luas di permukaan tas,
- bau apek tidak hilang meskipun sudah diangin-anginkan,
- material tas terasa kaku, lengket, atau rapuh, dan
- noda jamur terlihat mengikat dan tidak memudar.
Kalau kondisi tasmu sudah seperti ini, sebaiknya bawa tas ke jasa reparasi profesional untuk mendapat penanganan yang tepat.
Kalau Jamur Sudah Membandel, Pakai Jasa Bag Cleaning Stop’N’Go Aja!
Tas yang bernilai tinggi atau terinfeksi jamur cukup parah biasanya membutuhkan metode pembersihan yang lebih terkontrol. Untuk setiap permasalahan tas berjamur, Stop’N’Go bisa jadi solusinya!
Di Stop’N’Go, proses penanganan dimulai dengan identifikasi material tas terlebih dahulu. Setiap jenis material memiliki teknik pembersihan yang berbeda agar tidak merusak tekstur, warna, atau struktur tas.
Proses cleaning juga berfokus pada pengeringan yang tepat untuk mengurangi kemungkinan jamur kembali muncul. Kalau jamur sudah menyerang bagian lain, seperti lining, strap, atau hardware, teknisi kami dapat merekomendasikan perawatan tambahan yang sesuai.
Mau merasakan langsung seberapa efektif layanan bag cleaning Stop’N’Go bikin tas favoritmu bersih dan terbebas dari jamur? Segera kunjungi situs resmi kami atau konsultasi dengan tim kami untuk berdiskusi dan mendapatkan rekomendasi penanganan yang paling sesuai buat kondisi tasmu yang berjamur.
FAQ
1. Kenapa tas bisa berjamur?
Tas biasanya berjamur karena disimpan di tempat lembap dengan sirkulasi udara buruk. Kondisi ini membuat spora jamur mudah berkembang.
2. Apakah tas berjamur masih bisa dibersihkan?
Tas yang berjamur ringan masih bisa dibersihkan secara mandiri. Jika jamur sudah menyebar luas atau meninggalkan bau kuat, sebaiknya gunakan layanan profesional.
3. Apakah cuka bisa digunakan untuk membersihkan tas berjamur?
Cuka putih sering digunakan sebagai pembersih alami karena memiliki sifat antijamur. Namun, penggunaannya harus dilakukan dengan sangat hati-hati, terutama pada tas kulit.
4. Bagaimana cara mencegah tas berjamur?
Untuk mencegah tas berjamur, pastikan tas selalu kering sebelum disimpan, gunakan silica gel, dan simpan tas di tempat dengan ventilasi yang baik.
Referensi: