Jangan Sampai Salah Pilih, Ini Perbedaan Koper Polycarbonate & Koper ABS
Di etalase toko, koper polycarbonate dan koper ABS sering terlihat sama-sama kuat dan menarik. Tapi begitu dipakai bolak-balik naik pesawat atau masuk bagasi, perbedaannya mulai terasa.
Dari daya tahan, bobot, sampai cara materialnya merespons benturan, semuanya berpengaruh ke umur koper. Kalau kamu ingin tahu mana yang paling masuk akal untuk kebutuhan perjalananmu, mari cari tahu jawabannya di artikel ini.
Mengenal Material ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene)
ABS, atau Acrylonitrile Butadiene Styrene, adalah bahan plastik yang banyak dipakai untuk membuat koper dengan harga terjangkau.
Material ini berasal dari campuran tiga komponen: acrylonitrile yang membuatnya kaku, butadiene yang menambah daya tahan terhadap benturan, dan styrene yang memberi permukaan halus pada koper. Kombinasi ini menghasilkan cangkang koper yang ringan, mudah dibentuk, dan cocok untuk produksi massal.
Koper ABS biasanya jadi pilihan buat kamu yang mengutamakan harga murah dan bobot ringan. Kebanyakan koper ABS juga sering dikombinasikan dengan bahan plastik lain, atau hanya dipakai sebagai lapisan inti saja. Material ini populer di koper entry-level karena mudah ditemukan dan ramah di kantong.
Tapi ada catatan penting: koper ABS cenderung kurang tahan lama jika dibandingkan material lain. Setelah dipakai beberapa kali atau mendapat benturan keras, ABS bisa retak bahkan pecah.
Buat kamu yang jarang bepergian atau hanya butuh koper untuk perjalanan singkat, material ini masih bisa jadi opsi. Namun, jika kamu tipe traveler yang sering naik pesawat dan koper harus masuk bagasi, risiko koper ABS rusak di perjalanan tentu lebih tinggi.
Mengenal Material Polycarbonate
Polycarbonate dikenal sebagai salah satu bahan terbaik untuk koper hardcase di kelasnya. Material ini punya reputasi tangguh karena awalnya dipakai di industri pesawat terbang, perlengkapan industri, hingga perlindungan keamanan. Begitu dipakai untuk koper, hasilnya benar-benar terasa, koper jadi lebih kuat, fleksibel, dan nggak gampang retak.
Dibanding ABS, koper polycarbonate punya daya tahan yang jauh lebih baik. Material ini mampu menahan benturan keras tanpa langsung pecah; bahkan kalau ditekan, permukaannya bisa menekuk dan kembali ke bentuk semula tanpa kerusakan berarti. Inilah alasan koper polycarbonate banyak dipilih oleh traveler aktif.
Selain kuat, koper polycarbonate tetap ringan dan nyaman dibawa. Material ini juga tahan terhadap perubahan suhu ekstrem, baik panas maupun dingin, sehingga cocok dibawa ke berbagai destinasi. Bagi kamu yang ingin koper awet untuk perjalanan jangka panjang, memilih koper polycarbonate bisa jadi keputusan yang bikin tenang sepanjang perjalanan.
Perbandingan Koper ABS vs Koper Polycarbonate
Dari luar, koper ABS dan koper polycarbonate sering tampak mirip. Tapi kalau bicara soal performa, keduanya punya keunggulan dan kekurangan masing-masing yang perlu kamu tahu sebelum membeli. Berikut ini beberapa perbandingan yang bisa membantu kamu menentukan pilihan:
| Fitur | Koper ABS | Koper Polycarbonate |
| Ketahanan | Mudah retak & rapuh jika sering dibanting | Fleksibel, tidak gampang pecah, tahan tekanan |
| Berat | Sangat ringan, mudah dibawa | Lebih ringan dari material aluminium, sedikit lebih berat dari ABS |
| Tahan Gores | Permukaan mudah tergores, cepat terlihat kusam | Tahan goresan ringan, tampilan tetap mulus lebih lama |
| Daya Tahan Benturan | Kurang, bisa pecah jika jatuh terlalu tinggi | Sangat baik, bisa menekuk dan kembali ke bentuk semula |
| Tampilan | Umumnya polos dan sederhana, pilihan warna terbatas | Lebih stylish, tersedia matte atau glossy |
| Harga | Termurah, ramah di kantong | Harga menengah, sesuai dengan kualitasnya |
| Cocok untuk | Traveler hemat & jarang bepergian | Traveler aktif, sering keluar kota/negeri |
Tips Merawat Koper Supaya Lebih Awet
Merawat koper sebenarnya tidak sulit, tapi sering terlupakan karena kesibukan setelah bepergian. Berikut ini beberapa cara sederhana yang bisa kamu lakukan di rumah:
1. Bersihkan Bagian Luar Koper
Untuk koper hardcase seperti polycarbonate, kamu cukup usap permukaan dengan kain lembap dan sabun ringan agar kotoran dan goresan halus bisa terangkat. Kalau kamu punya koper berbahan kain, pakai cairan pembersih khusus atau sikat lembut dengan air sabun.
2. Rawat Bagian Dalam Koper
Setelah selesai digunakan, kosongkan seluruh isi koper lalu vakum bagian dalamnya supaya debu dan remah tidak menumpuk. Jika ada lapisan dalam yang bisa dilepas, cuci sesuai petunjuk label agar tetap bersih dan higienis.
3. Gunakan Sarung Koper
Memakaikan sarung koper bisa membantu mengurangi risiko baret, noda, dan kotoran yang menempel saat koper diproses di bandara. Pilih motif yang mudah dikenali agar koper kamu tidak tertukar di conveyor belt.
4. Simpan di Tempat yang Tepat
Simpan koper di ruangan yang kering dan sejuk untuk mencegah jamur, bau, dan permukaan jadi cepat rusak. Hindari menumpuk barang berat di atas koper agar bentuknya tetap terjaga.
Dengan merawat koper secara rutin, baik koper ABS maupun polycarbonate akan lebih awet dan siap diajak bepergian kapan saja.
Baca juga: Biar Nggak Salah Pilih, Ini Panduan Memilih Sarung Koper Sesuai Bahan
Sudah Pilih Koper? Jangan Lupa Perawatan dan Service
Koper Polycarbonate dan Koper ABS memang punya keunggulan dan kekurangannya sendiri. Koper Polycarbonate cocok untuk kamu yang ingin perlindungan ekstra, kekuatan, dan fleksibilitas saat bepergian jauh. Sementara Koper ABS bisa jadi pilihan bagi kamu yang ingin koper ringan dan harga lebih terjangkau, meski memang tidak sekuat polycarbonate dalam menahan benturan.
Kalau koper yang kamu punya sudah menemani ke banyak tempat dan mulai bermasalah, seperti roda macet, resleting susah dibuka, atau handle patah, kamu tidak perlu buru-buru beli koper baru. Serahkan saja perbaikan ke Stop’N’Go.
Stop’N’Go siap menangani perbaikan koper premium, termasuk teknologi roda Hinomoto yang terkenal senyap dan nyaman, serta berbagai masalah pada koper kamu dengan hasil rapi dan awet.
Kunjungi outlet Stop’N’Go terdekat di mall-mall di Indonesia. Tim profesional kami siap membantu koper kamu kembali prima, siap dipakai ke destinasi berikutnya.
FAQ
1. Apa kelebihan koper polycarbonate dibanding koper ABS?
Koper Polycarbonate punya daya tahan lebih tinggi terhadap benturan dan tekanan. Materialnya fleksibel sehingga tidak mudah retak, cocok untuk traveler aktif atau yang sering bepergian jauh.
2. Apakah koper ABS cocok untuk perjalanan jauh?
Koper ABS lebih cocok untuk perjalanan singkat atau penggunaan yang tidak terlalu sering. Material ini ringan dan harganya terjangkau, tapi cenderung lebih mudah rusak jika sering mengalami benturan keras.
3. Bagaimana cara membedakan koper polycarbonate dan koper ABS secara fisik?
Koper polycarbonate biasanya punya permukaan yang lebih halus, fleksibel jika ditekan, dan terasa lebih padat. Koper ABS cenderung terasa lebih kaku dan jika diketuk biasanya terdengar lebih nyaring.
4. Bagaimana cara merawat koper agar tetap awet?
Bersihkan bagian luar secara rutin, vakum bagian dalam, gunakan sarung koper saat bepergian, dan simpan di tempat yang kering serta sejuk. Cara ini membantu koper ABS maupun polycarbonate bertahan lebih lama.
5. Jika koper rusak, apakah bisa diperbaiki di Stop’N’Go?
Ya, Stop’N’Go menerima jasa perbaikan berbagai jenis koper, termasuk koper polycarbonate, ABS, hingga koper premium. Mulai dari roda, resleting, hingga handle, semua bisa dibenahi agar koper kamu kembali prima.